THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES
Tampilkan postingan dengan label ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 April 2011

MENCARI RATA-RATA DARI N BILANGAN BULAT DENGAN MENGGUNAKAN ARRAY


ALGORITMA

FUNGSI rata(input x:array [1..10]of integer,n;integer):real
{diberikan n data kemudian dicari rata-ratanya}

DEKLARASI
    I,jumlah : integer

DESKRIPSI

    jumlah <-0
    for i<- 1 to n do
        jumlah <- jumlah+ x[i]
   endfor
   rata<-jumlah/n



SOURCE CODE

#include<iostream.h>
class HitungRATA {
     friend ostream& operator<<(ostream&,HitungRATA&);
     friend istream& operator<<(istream&,HitungRATA&);
public:
    float rata();
private:
   int n;  //banyaknya data
   int A[20];//aray untuk menyimpan data
};

istream& operator<<(istream& in,HitungRATA& a);
{
   cout<<"banyaknya data :";
   in>>a.n;
   for(int i=0;i<a.n;i++)
  {

             cout<<"masukkan data ke-:"<<i+|<<">>";
    in>>a.A[i];
}
   return in;
}
float HitungRATA::rata()
{
   float total=0;
   for(int i=0;i<n;i++)total =total + A[i];
   raturn(total/n);
}

ostream& operator<<(ostream& out,HitungRATA& a);{
   out<<"Rata-rata dari"<<a.n
     <<bilangan adalah :"<<a,rata();
   return out;
}

main(){
   HItung RATA run;
   cin>>run;
   cout<<run;
  return 0;
}

Minggu, 24 April 2011

LUAS JARI-JARI

{#include <cstdlib>
#include <iostream>

using namespace std;

int main(int argc, char *argv[])

    int phi,r,hasil;
    phi = 3.14;
    cout << "masukan nilai r: "<<endl;
    cin >> r;
    hasil = 3*phi*r*r;
    cout << "hasil jari jari = "<<hasil<<"\n";   
    system("PAUSE");
    return EXIT_SUCCESS;

MENGHITUNG VOLUME BOLA

Algoritma Menghitung Volume Bola
{membaca masukkan r, lalu program menuliskan hasil v (volume bola)}


DEKLARASI
r  = float (input)
v  = float      (output)


DESKRIPSI
Read (r)
v<– (4*3.14*(r*r*r))/3
Write (v)



Program

#include <iostream.h>
#include <conio.h>

class bola{
public:
    bola();
protected:
    float r;
};

bola::bola(){
      cout<<"\n";
}

class volume : public bola{
public:
  void volume_bola(float);
private:
  float V;
};

void volume::volume_bola(float p){
      r = p;
      V = (4*3.14*(r*r*r))/3;
      cout<<" Volume Bola = "<<V<<endl;
}

int main(int argc, char *argv[])
{
      bola x;
      float i;
      cout<<" Masukkan r  = ";
      cin>>i;
      volume y;
      y.volume_bola(i);

    getch ();
    return 0;
}

PENJUMLAHA DUA BILANGAN BULAT

Tipe Data Yang Dimaksud Adalah Kita Dapat Memasukkan Nilai Ke Dalam Suatu Variabel Pada Saat Suatu Program Dalam Keadaan Run Atau Dijalankan Misalnya Kita Membuat Program Penjumlahan Dimana Nilai Dari Dua Variabelnya Akan Dimasukkan Pada Saat
Ternyata hasil penjumlahan dua bilangan bulat selalu memperoleh hasil yang sama, walaupun kedua bilangantersebut dipertukarkan tempatnya. Sifat ini disebut sifat komutatifpada penjumlahan
source code:

#include <cstdlib>
#include <iostream>

using namespace std;

int main(int argc, char *argv[])
{
    int main();
    int a,b;
    cout << "masukan dua bilangan bulat; "<<endl;
    cin >> a >> b;
    cout << "jumlah keduanya adalah = "<<a+b<<"\n";
    system("PAUSE");
    return EXIT_SUCCESS;

mencari deret bilangan

program yang saya buat ini akan  Menampilkan deret bilangan 1 2 4 8 16 32 64


#include <stdio.h>
#include <conio.h>
void main ()
{
int a,b,bil;
for (a=0;a
{
b=1;
bil=1;
for (b=1;b
{
bil=bil*2;
}
printf(“%5.0i”,bil);
}
getch();
}

Sabtu, 16 April 2011

Menentukan tahun kabisat dan bukan tahun kabisat dengan bahasa Java (jeliot3)

import jeliot.io.*;

public class  kabisat{


public void pro(){
System.out.print( " Mencari tahun kabisat\n " ); }

public void kabisat()
{

if(n%4==0){
System.out.print ( " Tahun Kabisat " );
}
else {
System.out.print ( " Bukan Tahun Kabisat " ) ;
}

}

public void input(){
System.out.print (" Masukan Tahun : " );
n=Input.readInt();

}

private int n;

//private int hasil;




public static void main()
{

kabisat x= new kabisat();
x.pro();
x.input();
x.kabisat();

}
}

Menentukan Bilang Prima Atau Bukan Bilangan Prima


contoh program:


#include <iostream.h>


class prima
{
 public:
  prima();
   input();
  proses();
 private:
  int bil, batas, angka, i;
};
prima::prima()
{
 cout<<"program penentu bilangan prima atau bukan"<<endl<<endl;
}
prima::input()
{
 cout << "Masukkan bilangan bulat positif : ";
 cin >> angka;
 cout<<endl;
}
prima::proses()
{
 batas = 0;
 for ( i=1; i<=bil; i++)
 {
  if (bil%i==0 && angka !=0)
  batas++;
 }

 if (batas==2){
 cout << "Bilangan tersebut adalah bilangan prima \n"; }
 else                     {
 cout << "Bukan bilangan prima \n";}
}

int main()
{
prima bilangan;
bilangan.input();
bilangan.proses();
return 0;
}

Menentukan bilangan ganjil atau genap

 algoritma menentukan bilangan ganjil atau genap :
1. masukan bilangan
2. bagi bilangan tersebut dengan 2
3. apabila sisa hasil bagi bilangan tersebut adalah 0 atau tidak ada sisa maka bilangan tersebut adalah bilangan genap. dan jika sisa hasil bagi bilangan tersebut 1 maka bilangan tersebut adalah ganjil.
4. selesai

Penjelasan di langkah yang ke-3 di bagian proses,, yaitu sisa hasil bagi. misalnya aja angka  4, 4  adalah bilanga yang habis di bagi 2 dalam artian tidak ada sisa atau sama dengan 0 maka angka 4 adalah bilangan genap . jadi ketika user memasukan salah satu angka program bisa menentukan dengan benar bilangan genap atau ganjil.

contoh program (bilangan genap):


    #include <iostream.h>
    #include <conio.h>

    void main()
    {

    int i, n;
    cout <<"Masukan n =";
    cin >> n;

    for (i=2; i<n ; i=i+2)
    cout << i << "" <<endl;

    getch();

    }

contoh program (bilangan ganjil) :

    #include <iostream.h>
    #include <conio.h>

    void main()

    {

    int i, n;
    cout <<"Masukan n =";
    cin >> n;

    for (i=1; i<n ; i=i+2)
    cout << i << " "<<endl;

    getch();

    }

menentukan FPB dari 2 buah bilangan

 program C++ dengan menggunakan “class” untuk mencari FPB dari 2 buah bilangan yang   di inputkan
  Algoritma:
    1.A dan B merupakan dua bilangan yang dicari FPB nya.
    2.Cari nilai sisa pembagian A terhadap B (A mod B)
    3.Jika nilai modulu yang dicari = 0, maka lanjutkan ke langkah 6.
       Jika tidak 0, maka lanjutkan langkah 4.
    4.ubah nilai A menjadi nilai B, dan nilai B menjadi nilai modulu yang dicari sebelumnya.
    5.Ulangi langkah 2
    6.Nilai FPB yang dicari adalah B.


contoh program:



#include <iostream.h>



class fpb{

friend ostream& operator<<(ostream&, const kpk&);

friend istream& operator >> (istream&, kpk&);



public :

void proses();



private:

int m,n,r;

};



istream& operator >> (istream& in, fpb& masukan)

{

cout << “masukkan nilai m : “;in >> masukan.m;

cout << “masukkan nilai n : “;in >> masukan.n;

}



void fpb::proses()

{if (n>m){

r=n%m;

while(r!=0){

n=m;

m=r;

r=n%m;

}

cout << “FPB-nya adalah “<<m<<endl;

}}

ostream& operator << (ostream& out, const fpb& keluar)

{

out << “======================= “<<endl;

}



int main (){

fpb x;





cin >> x;

x.proses();

cout << x;

return 0;

}

Algoritma dan Program membalik angka

Algoritma:

Deklarasi:

int proses();

int n;

int balik;

Deskripsi:


read(n);

dibalik=0;

for(int i=0; i<=n; i++) {  dibalik=(dibalik*10)+(n%10);  n/=10; }
return dibalik;}

endfor;

write(n);

Program

contoh program:

#include <iostream.h>

#include <conio.h>


class balik{public: int proses();

void keluaran();private: int n,dibalik;};

int balik::proses()

{cout<<”Angka yang akan dibalikkan : “;

cin>>n;dibalik=0;

for(int i=0; i<=n; i++)

{  dibalik=(dibalik*10)+(n%10);  n/=10; }

return dibalik;}

void balik::keluaran(){cout<<endl<<endl<<”angka setelah dibalik menjadi = “<<dibalik;}

int main(){

balik bilangan;bilangan.proses();bilangan.keluaran();

getch();}

Program bilangan faktorial C++


Bilangan faktorial adalah perkalian antara bilangan bulat positif yang kurang dari atau sama dengan n. Faktorial biasanya ditulis dengan n! dan biasa disebut dengan n faktorial. Bilangan faktorial misalnya 4!, itu berarti 4 x 3 x 2 x 1.
contoh program:

#include <iostream.h>
#include <conio.h>

long int faktorial(int n)
{
if (n==0 || n==1)
    return 1;

else
    return n*faktorial(n-1);
}

int main()
{
   int bil, n;
     long int hasil;
     cout << "Masukkan bilangan n = ";
     cin >> n;
     hasil = faktorial(n);
     cout << n << "! = " << hasil;

   getch();
   return 0;
}

Program,Algoritma,Flowchart Akar-akar persamaan kuadrat


Algoritma :

Deklarasi

       A,B,C  :integer    {koefisien-koefisien persamaan}
       disk     : longlint  {nilai diskriminan}
       x1,x2    : real      {nilai-nilai akar untuk disk>=0}

Deskripsi

       read (A,B,C)
       disk B*B-4*C
       if(A=0) then write (‘bukan persamaan kuadrat’)
       else if disk > 0 then

                        x1 (-B+ sqrt (disk)/2*A
                        x1 (-B+ sqrt (disk)/2*A
       else if disk = 0 then
                        x1 (-B/2*A
                        x2 (x1
       else write (‘Akar imajiner’)
       end if
       write (x1,x2)

contoh program:

#include <cstdlib>
#include <iostream>
#include <math.h>


using namespace std;
class Akar {
friend ostream& operator<<(ostream&, Akar&);
    friend istream& operator >> (istream&, Akar&);

public:
     Akar ();
     int disk(){ return B*B-4*A*C; }
     float akar1() { return (-B+sqrt(disk ()))/(2*A);
     }   
     float akar2() { return (-B-sqrt(disk ()))/(2*A);
     }
     void hitung_Akar ();
     void cetak_disk () { cout << " diskriminan = " << disk () << endl; }
     void cetak_Akar(){
          cout<<"x1 = "<<akar1 ()<<endl;
          cout << " x1 =" << akar2 () << endl;
     }
  private:
          int A,B,C ; // input.
          float x1,x2 ; // akar 1 dan akar 2.
};
          ostream& operator << (ostream& out, Akar& keluaran) {
           keluaran.cetak_disk ();
           if (keluaran.disk () >=0) keluaran.cetak_Akar();
           else cout << "akar imajiner ";
               return out ;
  }
          istream& operator >> (istream& in, Akar& masukkan) {
           cout << "kooefisien pangkal 2 : " ; in >> masukkan.A ;
           cout << "kooefisien pangkal 1 : " ; in >> masukkan.B ;
           cout << "kooefisien pangkal 0 : " ; in >> masukkan.C ;
          return in ;
     }
          Akar :: Akar () {
           cout << " menghitung akar persamaan kuadrat\n" ;
         
    }
      void Akar :: hitung_Akar () {
        if ( A==0) {
             cout << " bukan persamaan kuadrat.\n " ;
             cout << " Harga akar = " << -C/B; }
             else {
        if (disk ()> 0) {
           x1 = akar1 ();
           x2 = akar2 ();
        }
         else if (disk() == 0) {
           x1 = akar1 ();
           x2 = x1 ;
       }
      }
    }

int main(int argc, char *argv[])
{
         Akar kasus ;
         cin >> kasus ;
         kasus.hitung_Akar ();
         cout << kasus;
            
    system("PAUSE");
    return EXIT_SUCCESS;
}

Menentukan Tahun Kabisat & Bukan Tahun kabisat




#include <cstdlib>
#include <iostream>

using namespace std;

class kabisat{
friend istream& operator >> (istream&, kabisat&);

public:
kabisat(){};
void kabisatq(){
    if (tahun % 4 !=0)
    cout<<"Bukan Tahun Kabisat\n";
    else if ((tahun % 100==0)&&(tahun % 400 !=0))
    cout<<"tahun Bukan kabisat\n";
    else
    cout<<"tahun kabisat\n";
    cout<<"\n";
    }
  
private:
   int tahun;
 
};


istream& operator >>(istream& cin, kabisat& input){
         cout<<"Program Untuk Menentukan Tahun Kabisat & Bukan Tahun Kabisat\n";
         cout<<"Masukan Tahun \t:";
         cin>>input.tahun;
         return cin;
};



main(){
kabisat thn;
cin>>thn;
thn.kabisatq();

 system("PAUSE");
    return EXIT_SUCCESS;

}

program untuk menentukan nama hari dari angka yang di inputkan menggunakan class




 contoh program:


#include <iostream.h>

class hari

{

friend istream & operator >> (istream&, hari&);

friend ostream & operator << (ostream&, const hari&);

public:

tampil();

private:

int ke;

char* hari;

};

istream & operator >> (istream& in, hari& input)

{

cout << ” hari ke- “; in >> input.ke;

return in;

}

hari::tampil()

{

switch (ke/1) {

case 1 : cout << strcpy(hari,”ahad”)<<endl;

break;

case 2 : cout << strcpy(hari,”senin”)<<endl;

break;

case 3 : cout << strcpy(hari,”selasa”)<<endl;

break;

case 4 : cout << strcpy(hari,”rabu”) << endl;

break;

case 5 : cout << strcpy(hari,”kamis”)<<endl;

break;

case 6 : cout << strcpy(hari,”jum’at”)<<endl;

break;

case 7 : cout << strcpy(hari,”sabtu”)<<endl;

default : cout << strcpy(hari,”error”);

}

}

ostream & operator << (ostream& out, const hari& output)

{

out << “hari ke – “<<output.hari<<” adalah “<<output.ke<<endl;

return out;

}



int main()

{

hari ini;

cin >> ini;

cout << ini << endl;

ini.tampil();

return 0;

}

Program untuk mencari KPK dengan bahasa C++

Ori doho...,membuat sebuah program itu tak semudah membalikan telapak tangan.Belum tentu sekali nyoba langsung jadi. tapi jika kita teliti dan sabar melakukannya pasti akan berhasil.jadi janganlah cepat menyerah, karna kesuksesan itu tidak datang dengan sendirinya tanpa ada usaha terlebih dahulu dari kita.

1.Dengan bahasa C++

#include <iostream.h>

#include <conio.h>

int main(){

int a,b,nilai;

nilai=0;

cout<<”Masukkan Nilai Bil A : “;

cin>>a;

cout<<”Masukkan Nilai Bil B : “;

cin>>b;

for(int x=1;x<=b;x++)

{  nilai=nilai+a;

if(nilai % b==0)

{ cout<<”KPK Antara “<<a<<” dan “<<b<<” Adalah “<<nilai;

break;      } }

getch();

return 0;}

PENJELASAN:

“#include”

Fungsinya= untuk menyediakan header dalam program.

“<iostream.h>”

Fungsinya= untuk input  dan output(menggunakan cout dan cin)

“<conio.h>”

Fungsinya= untuk menggunakan getch() sebagai “penahan” layar output

“int main()”

Fungsinya= untuk mengeksekusi program utama.

“{“

Fungsinya= untuk membuka sebuah program

“int a,b,nilai;”

pendeklarasian.

kemudian lakukan peng-input-an data yang akan diolah.Disini saya menggunakan perulangan “for” maksud dari kode di atas adalah lakukan perulangan program “nilai=nilai+a; if(nilai % b==0)  kemudian tampilkan hasilnyA “ketika “int x=1;x<=b;x++”.

“break” masksudnya adalah agar program berhenti setelah menampilkan 1 hasil yang benar.

OUTPUT:

Menentukan Bilangan Terkecil menggunakan C++


kali ini saya akan memposting cara menentukan bilangan terkecil menggunakan C++.
menggunakan perintah pemilihan if karena program harus memilih nilai mana yang paling kecil.


contoh program nya:


#include <iostream.h>

#include <conio>

int minimum (int a,int b);

main() {

int a, b, kecil;

cout<<”Masukkan nilai a : “<<endl;

cin>>a;

cout<<”Masukkan nilai b : “<<endl;

cin>>b;

if (a< b)

cout<<”bilangan terkecil adalah “<<a<<” “<<endl;

else

cout<<”bilangan terkecil adalah “<<b<<” “<<endl;

getch();

}

MENGHITUNG JUMLAH KARAKTER

#include<iostream.h>

#include<conio.h>

#include<string.h>



void main ()

{



char bunga [14]=”mawar”;       //tulisan yang akan dihitung jumlah akrakternya//

char kosong[14]=”";



cout<<”panjang karakter pada bunga adalah=” <<strlen(bunga) << “karakter” <<endl;

cout<<”panjang karakter pada kosong adalah=”<<strlen(kosong)<< “karakter” <<endl;



getch();

}

LOOPING


Loop dapat diibaratkan sebagai perputaran,dapat digunakan untuk memberikan perintah agar suatu statement dieksekusi berkali-kali.
Loop mendeskripsikan suatu group, satu baris atau beberapa baris program dieksekusi sebanyak beberapa
kali


contoh progam looping:

#include <iostream.h>

int main()

{

for(int i=0; i<=3; i++)
cout<<i<<” “;
cout<<endl;

cout<<”pake while\n”;
int i=0;
while(i<=3){
cout<<i<<” “;
i++;}
cout<<endl;

cout<<”pake do while\n”;
i=0;
do{
cout<<i<<” “;
i++;
}
while(i<=3);
return 0;
}

program untuk menentukan nama hari dari angka yang di inputkan (menggunakan class)




#include <iostream.h>

class hari

{

friend istream & operator >> (istream&, hari&);

friend ostream & operator << (ostream&, const hari&);

public:

tampil();

private:

int ke;

char* hari;

};

istream & operator >> (istream& in, hari& input)

{

cout << ” hari ke- “; in >> input.ke;

return in;

}

hari::tampil()

{

switch (ke/1) {

case 1 : cout << strcpy(hari,”ahad”)<<endl;

break;

case 2 : cout << strcpy(hari,”senin”)<<endl;

break;

case 3 : cout << strcpy(hari,”selasa”)<<endl;

break;

case 4 : cout << strcpy(hari,”rabu”) << endl;

break;

case 5 : cout << strcpy(hari,”kamis”)<<endl;

break;

case 6 : cout << strcpy(hari,”jum’at”)<<endl;

break;

case 7 : cout << strcpy(hari,”sabtu”)<<endl;

default : cout << strcpy(hari,”error”);

}

}

ostream & operator << (ostream& out, const hari& output)

{

out << “hari ke – “<<output.hari<<” adalah “<<output.ke<<endl;

return out;

}



int main()

{

hari ini;

cin >> ini;

cout << ini << endl;

ini.tampil();

return 0;

}

Kamis, 17 Maret 2011

Algoritma Transaksi pengambilan uang tabungan dibank

Jika kita ingin melakukan penarikan uang dibank , tentunya dilakukan dengan
 langkah-langkah sebagai berikut :
1. Berangkat dari rumah , untuk Pergi keBank .

2. Masuk kedalam Bank

3. Mengambil nomor urut antrian .

4. Mengambil blangko transaksi tabungan (slip penarikan).

5. Mengisi blangko (slip penarikan ) , dengan mengisi kolom pada slip penarikan sebagai berikut :

a. Menulis nama lengkap nasabah .

b. Menulis nomor rekening tabungan .

c. Mengisi nominal uang yang mau diambil sebesar,
contoh jumlah : Rp. 1.500.000,00 , dengan huruf
terbilang : “ satu juta lima ratus ribu rupiah”.

d. Tanda tangan nasabah .

e. Mengisi tanggal transaksi .

6. Menyerahkan blangko (slip penarikan) kepada petugas Bank.

7. Menunggu panggilan antrian .

8. Menerima uang dari petugas Bank sesuai jumlah yang telah tertulis di slip penarikan .

9. Keluar dari Bank dan pulang kerumah .

NAMA KELOMPOK DISKUSI :

1. KHAIRUDIN : 10018151 ,BLOG : http://khaypapua92.blogspot.com
2. M.A.KHAIRUL QALBI : 10018143 ,BLOG : http://abyluad.blogspot.com
3. FIRDAUS YOGA S. : 10018157 ,BLOG : http://firdausyogas.wordpress.com